Waspada! Siklon Tropis Kini Jadi Ancaman Baru Iklim Indonesia, Kata Peneliti BRIN

Waspada! Siklon Tropis Kini Jadi Ancaman Baru Iklim Indonesia, Kata Peneliti BRIN

Bayangkan kalau tiba-tiba langit mendung gelap, angin kencang berhembus, dan hujan deras tak henti-hentinya selama berhari-hari. Banjir datang, tanah longsor, dan gelombang tinggi mengancam pantai. Kedengarannya menakutkan, ya? Nah, itulah yang mulai sering kita rasakan belakangan ini karena siklon tropis Indonesia semakin mendekat.

Dulu, kita bangga bilang Indonesia aman dari badai siklon tropis seperti yang sering menghantam negara lain. Tapi sekarang, peneliti dari BRIN bilang ini jadi ancaman baru gara-gara perubahan iklim. Prof. Eddy Hermawan, pakar iklim utama di BRIN, bahkan tegas menyebut siklon tropis sebagai “serangan baru” yang harus kita waspadai serius.

Artikel ini bakal bahas apa sih siklon tropis itu, kenapa sekarang sering muncul di sekitar kita, dan yang paling penting: apa dampaknya serta gimana cara kita menghadapinya. Yuk, simak biar kita lebih siap!

Apa Itu Siklon Tropis dan Bedanya dengan Badai Biasa?

Siklon tropis itu basically badai besar yang berputar dengan angin kencang dan hujan deras. Dia terbentuk di atas laut hangat, punya “mata” di tengah yang tenang, tapi di sekitarnya angin bisa mencapai ratusan km/jam.

Di belahan bumi utara, siklon tropis disebut hurricane atau typhoon. Di Indonesia, kita lebih sering kenal bibit siklon atau siklon tropis yang memengaruhi cuaca dari jauh.

Yang bikin beda: siklon tropis butuh suhu laut minimal 26-27 derajat Celcius untuk kuat. Makanya dulu jarang di sekitar khatulistiwa seperti Indonesia.

Tapi sekarang? Bibit siklon sering terdeteksi di Samudra Hindia atau laut sekitar kita. Contohnya, baru-baru ini ada beberapa bibit siklon yang bikin cuaca ekstrem di banyak wilayah.

Kenapa Indonesia Seharusnya “Kebal” dari Siklon Tropis?

Secara teori, ya, Indonesia aman. Kita ada di garis khatulistiwa, di mana gaya Coriolis—gaya yang bikin badai berputar—sangat lemah. Tanpa putaran itu, siklon tropis sulit terbentuk.

Dulu, 20-30 tahun lalu, kita jarang banget dengar siklon tropis mendekati daratan Indonesia. Badai besar biasanya muncul di atas 5-10 derajat lintang utara atau selatan.

Tapi perubahan iklim global mengubah aturan mainnya. Suhu laut naik, pola angin berubah, dan siklon tropis mulai “nyasar” ke wilayah kita.

BMKG sering pantau bibit siklon di sekitar Indonesia, dan trennya meningkat dalam dekade terakhir.

Perubahan Iklim: Biang Kerok Utama di Balik Ancaman Baru Ini

Perubahan iklim bikin laut lebih hangat, memberi “bahan bakar” ekstra buat siklon tropis. Hasilnya? Siklon lebih kuat dan trajektorinya bergeser mendekati khatulistiwa.

Peneliti bilang, dalam 10-20 tahun ke depan, siklon tropis bakal semakin sering mendekati daratan Indonesia. Ini bukan prediksi asal, tapi berdasarkan data satelit dan model iklim.

Ditambah fenomena seperti La Niña atau Madden-Julian Oscillation (MJO), yang bikin hujan lebih intens saat ada siklon di sekitar.

Jadi, cuaca ekstrem yang kita rasakan sekarang—hujan deras berhari-hari, banjir mendadak—banyak dipicu oleh siklon tropis yang “mengintip” dari jauh.

Apa Kata Peneliti BRIN Soal Siklon Tropis Indonesia?

Prof. Dr. Ir. Eddy Hermawan, peneliti ahli utama di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, langsung bilang: “Ini merupakan ancaman baru. 20-30 tahun kita enggak mengenal tropical cyclone.”

Beliau sampaikan ini dalam diskusi tentang banjir Jakarta baru-baru ini. Menurutnya, perubahan iklim bawa tiga dampak besar: kenaikan muka laut, pengasaman laut, dan cuaca ekstrem termasuk siklon tropis.

Contoh yang disebut: Siklon Seroja, Cempaka, dan Dahlia yang pernah bikin heboh. BRIN dorong penggunaan AI dan big data untuk prediksi lebih akurat, biar kita bisa mitigasi lebih baik.

Ini sinyal kuat bahwa kita harus ubah cara pandang terhadap bencana cuaca.

Contoh Nyata Siklon Tropis yang Pernah “Mampir” ke Indonesia

Beberapa tahun terakhir, kita sudah rasakan dampaknya langsung:

  • Siklon Tropis Seroja (2021): Hantam NTT dan Timor Leste, banjir bandang, longsor, ratusan korban jiwa. Kerusakan parah di Kupang dan sekitarnya.
  • Siklon Cempaka (2017): Bikin hujan ekstrem di Jawa, banjir di Pacitan dan sekitar.
  • Siklon Dahlia dan lainnya: Sering jadi bibit yang memicu gelombang tinggi dan hujan lebat.

Baru-baru ini, bibit siklon seperti 94W, 92S, dan 98P kepung Indonesia, bikin BMKG keluarkan peringatan cuaca ekstrem di banyak provinsi.

Dampak Siklon Tropis bagi Kehidupan Kita Sehari-hari

Dampaknya nggak main-main, lho:

  • Hujan ekstrem dan banjir: Air bah datang mendadak, rumah terendam, jalan macet total.
  • Angin kencang: Pohon tumbang, atap rumah beterbangan, listrik padam.
  • Gelombang tinggi: Nelayan kesulitan melaut, pantai abrasi parah.
  • Longsor di daerah pegunungan: Tanah labil karena hujan terus-menerus.
  • Kerugian ekonomi: Pertanian rusak, infrastruktur hancur, biaya recovery miliaran.

Yang paling sedih, korban jiwa dan trauma bagi masyarakat. Ini alasan kenapa siklon tropis Indonesia harus jadi prioritas.

Gimana Cara Kita Menghadapi Ancaman Siklon Tropis Ini?

Tenang, ada langkah praktis yang bisa kita lakukan:

  1. Pantau info cuaca resmi: Selalu cek BMKG atau app-nya. Jangan percaya hoax.
  2. Siapkan tas darurat: Isi air, makanan tahan lama, obat, senter, dokumen penting.
  3. Jaga lingkungan: Tanam pohon, kurangi sampah plastik, biar banjir nggak tambah parah.
  4. Dukung kebijakan hijau: Kurangi emisi karbon, dukung energi terbarukan.
  5. Di tingkat pemerintah: Butuh sistem peringatan dini lebih canggih, seperti yang BRIN usulkan pakai AI.

Kalau kita semua aware dan siap, dampaknya bisa diminimalisir banget.

Kesimpulan: Saatnya Bertindak Serius Hadapi Siklon Tropis Indonesia

Siklon tropis memang jadi ancaman baru iklim Indonesia karena perubahan iklim yang tak terbendung. Dari pernyataan peneliti BRIN sampai data terkini BMKG, semuanya nunjukin kita nggak bisa santai-santai lagi.

Yang penting, jangan panik tapi tetap waspada. Dengan pengetahuan dan persiapan yang baik, kita bisa lindungi diri, keluarga, dan lingkungan.

Kamu sudah siap menghadapi cuaca ekstrem berikutnya? Share pengalamanmu di komentar ya, biar kita saling ingatkan!

More From Author

Kondisi Kesehatan Remaja Indonesia Kurang Ideal: Fakta, Bukan Mitos!

Kondisi Kesehatan Remaja Indonesia Kurang Ideal: Fakta, Bukan Mitos!

Indosat dan Tanla Perkuat Fitur Anti-Scam Berbasis AI: Sudah Blokir 2 Miliar Ancaman!

Indosat dan Tanla Perkuat Fitur Anti-Scam Berbasis AI: Sudah Blokir 2 Miliar Ancaman!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *